Selamat Hari Ayah Nasional

Tadi siang ngobrol bareng sama adit dan opik, katanya sih mereka mau demo ke pemerintah Indonesia. Demo apa ? demo seputar diskriminasi bangsa terhadap kaum lelaki khususnya yang sudah menjadi ayah. Mengapa tidak ada libur nasional dengan embel-embel hari ayah nasional ? itu yang kita bicarakan, apakah karena surga tidak ada ditelapak kakinya, atau karena ayah bisanya cuman marah-marah. Oh betapa sedihnya ayah-ayah kami ketika mereka tau mereka mendapat perlakuan tidak adil dari negaranya sendiri.

Apa yang tidak layak dari seorang ayah untuk menikmati “Hari Spesial” sehari dalam satu tahun.  Adit bilang mungkin hari ayah tidak ada karena para ibu-ibu takut. Takut kalau suaminya tidak kerja lalu mereka tidak mendapat uang dapur. heheh.. bisa jadi seperti itu. menurut Opik  Hari Ayah Nasional tidak ada di Indonesia karena ayah sibuk sekali, setiap hari bekerja untuk melunasi cicilan motor, rumah, biaya sekolah anaknya dan uang arisan istrinya. Semua masuk akal dan beralasan.

Yang menjadi pertanyaan selama ini apa ayah tidak iri, ketika anaknya libur sekolah merayakan Hari Anak Nasional. Istrinya malas-malasan dirumah karena Hari Ibu Nasional. Oh kapan ayah bisa balas dendam seperti itu.Begitu hebat ketika ayah pergi dari rumah untuk bekerja dengan senyuman di wajahnya. Sayah pikir mereka pahlawan, peranannya tidak kalah penting dengan ibu, mengapa ayah selalu dikucilkan. Mengapa ayah seperti “ANJING GALAK” ketika putrinya membawa pacarnya ke rumah.

Ohh.. ayah perlu libur sehari saja untuk tenang.  Menenangkan pikirannya dari ketakutan kena PHK, ketakutan anak gadisnya menjadi nakal, ketakutan cicilan rumah dan kendaraannya tidak terbayar, ketakutan susu bayinya habis. Hampir tidak ada libur untuk ayah, senin sampai sabtu dia bekerja, berkeringat, kepanasan. Hari Minggu dia juga bekerja, bekerja untuk keluarga.Menemani istrinya berbelanja atau sekedar melihat-lihat tas baru di pasar, menemani anaknya bermain bola.

Ohh… Ayah terimakasih atas semua yang telah Engkau lakukan bagi kami, jangan iri tidak adanya Hari Ayah Nasional, Tanpa itu semua Kami menyanyangimu…

Selamat Hari Ayah Nasional, 2009

About egisandi
diri saya adalah saya, kmu adalah kamu jadi ngapain kamu ngurusin saya.!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: