Ini Bukan Puisi

Malam ini malam selasa
2 jam sebelum hari selasa
ohh aku lemas karena tadi berpuasa
berpuasa untuk tidak membeli gudang garam filter

ohh tadi tak kuasa menahan tangis
tangis apa?  iya tangis sesal karena sudah mengecewakan teman
teman apa?teman main, teman tertawa dan teman bersama
ohh kenapa perasaan bersalah ini menjadi menggunung ketika tau dia kecewa
ahh tidak apa apa aku sudah minta maap
tetapi kamu sedih ? iya karena aku yang memaksa
ohhh bukankah Tuhan itu Maha Pemaaf

Bandung terus hujan seperti hati yang tidak kunjung reda
melihat istri, anak dan cucu yang belum ada
sudah terbayang dia juga akan menangis
menyalahkan aku yang tidak bisa berbuat apa-apa
tidak mewariskan harta yang banyak
tidak meninggalkan ilmu yang luas
ohh bukankah waktu itu berputar
dan kesempatan itu akan datang lagi, semoga

air beriak tanda tak dalam, aku teriak dalam dalam
air susu dibalas air tuba, aku lesu uang tak kunjung ada
ohh bukankah rezeki sudah ada yang mengatur ?
iya aku tau dan Tuhan pun Maha tau..
Tuhan, jangan perantarakan rezeki ku lewat boss ku.
karena pasti dipotong kasbon dan hutang pulsa

ohh ibu ingin rasanya kembali seperti dulu
saat kau menimangku dan menidurkanku
saat kau memandikanku dan membuat aku wangi
saat dimana aku tidak mengenal miyabi dan julia perez
yang aku tau hanya ular tangga dan boneka monyet

kini aku duduk, dengan marlboro dari teman dan kopi dari dapur
duduk terpaku, oh apalah arti diriku di dunia

About egisandi
diri saya adalah saya, kmu adalah kamu jadi ngapain kamu ngurusin saya.!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: